5 Pedoman Bisnis Ternak Sapi bagi Pemula yang Harus Diterapkan

Posted on

Memulai bisnis peternakan adalah salah satu pilihan yang tergolong menjanjikan dan menguntungkan. Sapi adalah hewan yang paling pas untuk dipilih. Untuk memulai bisnis ternak sapi bagi pemula, tentunya diperlukan berbagai perhitungan yang jelas di awal. Hal ini perlu dilakukan di berbagai aspek berbeda.

 

Melalui perhitungan yang jelas, maka pemula pun bisa menjalankan bisnis peternakan sapi hingga sukses. Meski hasilnya tidak akan terlihat secara langsung, namun lama-kelamaan bisa memberi hasil yang baik. Berikut beberapa pedoman yang diperlukan untuk pemula yang akan menjalankan bisnis ternak sapi:

 

1. Tetapkan Anggaran dan Modal Awal

Langkah paling mendasar yang bisa dilakukan adalah mulai menetapkan anggaran dan modal awal bisnis. Jadi, perincian yang jelas harus dilakukan sejak awal. Dengan melakukan langkah ini, maka semua pengeluaran akan terkonsep dan akan mudah mengetahui berapa besaran modal awal yang diperlukan.

 

Mulai dari biaya yang diperlukan untuk membeli sapi, membuat kandang, membeli peralatan, dan berbagai kebutuhan lainnya harus dihitung dengan menyeluruh sejak awal. Setelah itu, sesuaikan dengan dana yang dimiliki. Melalui proses ini, maka akan mudah mengeluarkan biaya sesuai dengan komponen kebutuhannya.

 

2. Tentukan Lahan yang Pas untuk Ternak Sapi

Panduan kedua yang bisa diikuti adalah menentukan lahan yang paling pas dan ideal untuk memulai bisnis ternak sapi. Lahan yang nantinya akan dipakai tentunya memiliki pengaruh besar dalam proses pertumbuhan sapi. Oleh sebab itu,pemilihan lahan ini tentunya harus disesuaikan dengan berbagai aspek yang ada.

 

Paling tidak, lahan yang dipakai haruslah luas, jauh dari penyakit, dan bersih. Kemudian, pastikan juga lahan yang dipakai jauh dari sumber mata air dan pemukiman warga. Sinar matahari yang diterima lahan juga harus cukup. Jika semua aspek ini dipenuhi dengan baik, maka lahan tersebut sudah pas untuk dimanfaatkan.

 

3. Pahami Konsep Kandang dan Perawatan Sapi

Konsep kandang yang nantinya akan dipakai sapi juga harus diperhitungkan dengan baik. Meski dalam proses pembuatan kandang tidak dilakukan sendiri, namun konsep, bentuk, hingga ukurannya harus diketahui dengan jelas. Dengan mengetahui semua aspek ini, maka akan jauh lebih mudah dalam pengembangan kedepannya.

 

Kemudian, metode perawatan sapi juga harus dipelajari. Hal ini tentunya harus dilakukan siapa saja yang akan memulai bisnis ini. Akan jauh lebih mudah jika bekerja sama dan berkolaborasi dengan tenaga medis yang berkaitan langsung dengan hewan. Dengan melakukan ini, maka proses konsultasi juga akan jauh lebih mudah.

 

4. Pilih Bibit Sapi yang Unggul

Panduan bisnis ternak sapi bagi pemula selanjutnya adalah memilih aspek bibit sapi yang unggul. Untuk menemukan aspek bibit sapi unggul tentunya bukan langkah mudah dan cepat. Hal ini perlu waktu dalam proses pencariannya sampai benar-benar didapat bibit terbaik yang bisa menghasilkan keturunan unggulan.

 

Ciri-ciri bibit sapi yang paling baik adalah memiliki usia sekitar 2 sampai dengan 3 tahun. Kemudian, ukuran kepala dan berat badannya juga harus seimbang. Bentuk tulang punggungnya juga harus sejajar dan lurus. Agar mendapat keturunan terbaik, pastikan juga memilih sapi jantan dengan ciri-ciri tersebut tanpa ada yang terlewat.

 

5. Pelajari Pengelolaan Keuangan

Rekomendasi panduan terakhir adalah mempelajari pengelolaan keuangan. Meski pemahaman tentang ternak sudah banyak, namun pemahaman tentang pengelolaan keuangan juga perlu dikembangkan. Dengan memahami pengelolaan keuangan, maka bisnis yang dijalankan bisa terus berkembang dengan baik.

 

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pedoman memulai bisnis ternak sapi bagi pemula yang perlu diterapkan. Semua poin di atas tentunya berasal dan bersumber dari berbagai aspek berbeda. Dengan memahami semua aspeknya, maka proses penerapannya akan jauh lebih mudah dan lebih terarah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.