5 Resiko Usaha Cuci Mobil yang Wajib diPerhatikan

Posted on

5 Resiko Usaha Cuci Mobil yang Wajib diPerhatikan

 

Cuci mobil cair sebaiknya jangan sering-sering agar menjadi kebiasaan untuk membersihkan mobil. Mengapa? Perawatan cuci mobil yang satu ini bisa merusak mesin dan mobil Anda jika tidak dilakukan di tempat yang profesional. Nah, saat ini banyak sekali jasa dan jenis cuci mobil yang tersedia di Indonesia sendiri. Dari cuci mobil hidrolik, cuci otomatis hingga cuci tangan. Jadi ada baiknya untuk memahami jenis-jenis cuci mobil juga.

 

Menghilangkan jamur pada mobil sangat efektif dengan cairan pencuci mobil. Namun pencucian mobil semacam ini pun tidak bisa dilakukan sembarangan. Oleh karena itu, Anda perlu memahami sendiri kelebihan dan kekurangan sistem hidrolik mesin cuci. Setelah Anda memahami sistem operasi, Anda dapat memilih tempat cuci mobil yang aman dan nyaman untuk mobil Anda.

 

Macam Jenis Usaha Cuci Mobil

  1. Sistem hidrolik cuci mobil

Cuci mobil hidrolik adalah cara mencuci mobil dengan cara mengangkat mobil agar bagian bawah mobil dapat dibersihkan dengan sebaik-baiknya. Dengan proses penghilangan tersebut maka mudah untuk membersihkan kerak dan kotoran pada bagian bawah mobil yang dapat menyebabkan porositas pada mobil.

 

Pencucian mobil jenis ini dinilai sangat efektif dalam membersihkan mobil, terutama saat musim hujan. Saat musim hujan, barang-barang di bawah mobil secara alami lebih sering tergenang air dan lebih cepat kotor.

 

Dalam pencucian mobil hidrolik, mesin uap biasanya menggunakan suhu air antara 60 dan 80 derajat Celcius. Dengan mesin ini, mudah untuk membersihkan kotoran yang sulit dihilangkan, seperti oli bekas.

 

  1. Cuci mobil otomatis

Jenis usaha cuci mobil ini sangat populer di awal tahun 2000-an di Indonesia. Jenis mesin yang digunakan untuk pencucian otomatis biasanya mampu beroperasi tanpa bantuan manusia.

 

Mesin ini secara otomatis menyemprotkan air dan sabun ke mobil Anda. Selanjutnya, air sabun digosok dan digunakan untuk membersihkan kotoran yang menempel pada bodi mobil sebelum proses pengeringan. Berbagai teknologi kini mulai menghadirkan inovasi contactless, sehingga Anda hanya perlu menunggu di dalam mobil sambil membersihkan bagian luar mobil.

 

Biaya cuci mobil otomatis biasanya mahal dibandingkan dengan biaya cuci mobil lainnya karena dinilai sangat praktis dan dapat menghemat waktu. Namun, bagian bawah mobil biasanya tidak dapat diakses untuk dibersihkan.

 

  1. Cuci mobil

    manual

Jenis usaha cuci mobil yang terakhir adalah cuci mobil manual. Jenis ini merupakan jenis yang paling umum dan paling mudah ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia.

 

Biasanya para pengusaha cuci mobil manual menggunakan pompa bertekanan tinggi, yang nantinya digunakan secara manual oleh manusia untuk membersihkan bagian-bagian mobil.

 

 

Kelebihan Cuci Mobil Dengan Sistem Hidrolik

  1. Mobil Bersih Maksimal

Keuntungan pertama kenapa harus menggunakan jasa atau tempat cuci mobil cair tentunya tingkat kebersihannya lebih optimal dibandingkan dengan jenis cuci mobil lainnya.

 

Dengan memilih tempat cuci mobil hidrolik, Anda bisa membersihkan mobil di area yang sulit dibersihkan, seperti kaki dan kolong mobil. Ini membuatnya lebih mudah untuk menghilangkan kerak dan karat dari bagian bawah mobil.

 

  1. Mudah Dibersihkan

Keuntungan terpenting dari cuci mobil hidrolik adalah kemampuannya untuk membersihkan bagian bawah mobil. Sebagai salah satu bagian yang paling sering kotor karena letaknya sangat dekat dengan permukaan jalan, bagian bawah mobil perlu dibersihkan secara rutin.

 

Jika Anda menggunakan metode non-cair, bagian bawah tidak akan sepenuhnya bersih. Oleh karena itu, sangat baik untuk melakukan pencucian cair sesekali.

 

Kekurangan Mencuci Dengan Cara Hidrolik

  1. Bisa Melemahkan Komponen Suspensi

Tampaknya banyak orang yang tidak memahami kekurangan atau risiko dari sistem hidrolik mesin cuci. Salah satunya dapat melemahkan komponen suspensi mobil Anda. Bagaimana bisa?

 

Jika Anda terlalu sering mencuci mobil dengan sistem hidrolik, suspensi depan akan terkunci, yang dapat menyebabkan Anda mengganti ban nantinya. Gejala ini biasanya terjadi pada mobil yang berusia lebih dari 5 tahun. Jika Anda merasa baik untuk melakukan pelacakan & keseimbangan.

 

Selain itu, jika Anda terlalu sering mencuci mobil dengan peredam cair, Anda juga berisiko mengalami kerusakan. Karena harganya yang tidak murah, maka tetap layak untuk dilakukan perawatan secara berkala agar semua komponen, termasuk suspensi, dapat bekerja dengan maksimal.

 

Suspensi dan peredam kejut yang rusak biasanya merupakan kerusakan yang ditandai dengan mesin tidak memiliki peredam suara sehingga mesin terasa keras dan berisik. Bahkan saat digunakan pada kecepatan tinggi, Anda akan merasakan mobil bergetar.

 

  1. Kemungkinan Mesin Terbakar

Cairan pencuci mobil dapat menyebabkan mesin mobil terbakar karena korsleting listrik. Untuk melakukan ini, Anda harus berhati-hati untuk tidak mencuci mesin secara langsung. Jangan menggunakan air sebanyak mungkin karena nantinya dapat merusak sistem motor di dalamnya. Lebih baik jika Anda hanya membersihkan dengan kain.

 

  1. Mobil Rawan Jatuh

Mengingat sistem hidrolik pada sistem cuci mobil yang mengharuskan mobil diangkat dan digantung dalam waktu lama, maka risiko mobil jatuh juga tetap ada. Biasanya hal ini terjadi karena human error atau kerusakan pada mesin hidrolik.

 

Hati-hati jika posisi mobil Anda tidak di tengah dan Anda merasa bahwa hydraulic lift terlalu tinggi dalam kondisi fisik yang sepertinya tidak cukup kuat. Jadi ada baiknya memberitahu petugas untuk melepasnya.

 

  1. Risiko kerusakan suku Cadang Mobil

Mencuci mobil terlalu sering dengan sistem hidrolik juga dapat merusak beberapa bagian mobil. Misalnya karena penggunaan spray gun untuk menyemprotkan air ke mobil. Tekanan air yang terlalu tinggi dan konstan dapat merusak beberapa bagian, seperti komponen kelistrikan mobil.

 

 

Tips Aman Mencuci Mobil Dengan Cara Hidrolik

  1. Selalu pilih mesin cuci mobil hidrolik type H

Perlu Anda ketahui bahwa biasanya ada 2 jenis lift hidrolik yang berbeda dalam pencucian mobil hidrolik. Di tipe X, yang menaikkan bagian bawah mobil Anda. Dengan sistem ini, risiko mobil Anda jatuh lebih tinggi. Mengapa? Karena penopang beban berada di tengah, mobil dapat melaju dengan keseimbangan bobot kiri dan kanan. Jadi kemungkinan mobil jatuh ke kiri, kanan, belakang, depan sangat mungkin terjadi.

 

Berikutnya adalah cuci mobil hidrolik tipe H di mana pengangkat hidrolik menopang ban mobil Anda. Dengan sistem ini, proses pembersihan menjadi lebih mudah dan aman karena terasa lebih seimbang saat mobil diangkat. Sampai mobil cenderung lebih rendah dalam kaitannya dengan mesin, pasti tidak akan terjadi.

 

  1. Tentukan bagian-bagian mobil atau mesin yang selalu perlu dicuci

Menurut Inspektur Carsome, bagian-bagian yang harus selalu dicuci saat mobil dicuci tentu saja bodi mobil, kaca mata, lampu eksterior, atap mobil, ban mobil, bagian bawah mobil. Perhatikan kondisi bumper, bumper depan dan belakang, lingkar kemudi, suspensi dan pendingin radiator.

 

 

Risiko Usaha Cuci Mobil

 

1 Banyak Pesaing

Perlu anda ketahui juga terlebih dahulu bahwa jasa cuci mobil dan motor sekarang sudah berkembang dimana-mana, di desa, dusun bahkan daerah gurun pasir, tidak menutup kemungkinan sudah ada yang membuka usaha ini.

 

Dalam menghadapi persaingan bisnis juga diharapkan selalu sehat, jangan memanfaatkan persaingan bisnis Anda dengan cara curang atau tidak menguntungkan, misalnya dengan mengejek kualitas cuci motor pesaing Anda, tetapi Anda mungkin tidak sebaik kompetisi Anda.

Anda akan menghadapi banyak persaingan dan pesaing dan itu akan semakin menuntut Anda untuk terus berinovasi dalam operasional perusahaan ini, misalnya Anda akan mendapatkan aksesoris sepeda motor di tempat cuci, atau ketika Anda mengadakan penawaran cuci 5 kali, Anda akan dapatkan bonus 1 cuci dan banyak lagi.

 

2 Modal Besar

Mengenai modal yang cukup besar ini sebenarnya bukan berarti kekurangan, karena pada kenyataannya di lapangan perlu dibuka perusahaan yang cukup besar jika ingin berinovasi dan memiliki fasilitas yang cukup dan sempurna.

 

Menyediakan peralatan laundry yang lengkap dan canggih akan semakin meningkatkan kualitas bisnis Anda. Jika alat cuci Anda tidak sempurna, pasti akan menyulitkan Anda, misalnya jika ada barang yang sulit dijangkau atau sulit dibersihkan.

 

Modal usaha jasa cuci mobil tentunya lebih banyak dari menjalankan usaha lainnya, maka dari itu anda perlu mempersiapkan segala sesuatunya agar hasilnya terbaik dan pelanggan anda merasa senang setiap kali mampir ke usaha anda.

 

3 Karyawan Mencuri

Siapa yang tidak kesal jika karyawan cuci mobil kita sering membawa barang/uang ke dalam mobil sambil membersihkan bagian dalam mobil. Ini yang paling mematikan. Sangat disarankan jika kita membuka bisnis mobil uap, kita harus memberikan pemahaman kepada para pekerja.

 

Terkadang karyawan kami terjebak. Bisa jadi pemilik mobil sedang menguji kejujuran dengan sengaja menginvestasikan uang untuk “menguji” karyawan kita, pencuri atau bukan. Jika tempat cuci mobil tergoda untuk mengambilnya, pelanggan tidak akan percaya lagi. Ini adalah salah satu alasan mengapa operasi cuci mobil kami sepi.

 

4 Ruang Tunggu Tidak Nyaman

Biasanya, mereka yang mampir ke tempat cuci mobil kami menunggu setidaknya 30 menit lebih lama. Sekarang perhatikan kursi klien. Buat diri Anda senyaman mungkin dan jangan lupa perhatikan kebersihan tempat duduk pelanggan agar pelanggan betah.

 

5 Lokasi Tidak Strategis

Salah satu alasan mengapa bisnis cuci mobil sepi karena akses atau lokasinya yang kurang strategis. Setidaknya lokasi tempat cuci mobil berada di jalan besar, hal ini sangat penting agar pelanggan selalu ramai.

 

Berikut Cara Menentukan Lokasi Strategis

 

  1. Tetapkan Lokasi ke Demografi Konsumen

Cara paling sederhana untuk menentukan lokasi bisnis adalah dengan menetapkan jenis bisnis berdasarkan demografi konsumen. Bagi yang belum tahu, demografi konsumen adalah kelompok pelanggan yang berhubungan dengan tujuan bisnis Anda.

 

Faktor-faktor itu meliputi usia konsumen, jenis kelamin, pekerjaan dan tingkat pendapatan. Setelah Anda memahami demografi konsumen, Anda nantinya dapat memilih posisi bisnis yang diperlukan oleh sasaran pelanggan dan tujuan bisnis Anda. Misalnya, Anda menjual produk furniture kepada konsumen yang sudah menikah. Berdasarkan wawasan tersebut, Anda dapat memilih lokasi bisnis yang dekat dengan tempat tinggal Anda.

 

  1. Pilih tempat yang ramai

Setelah Anda memahami demografi konsumen Anda, Anda dapat mulai menentukan lokasi bisnis Anda yang akan dipenuhi pengunjung. Namun, karena lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau oleh pelanggan sasaran, maka sumber daya yang Anda gunakan biasanya cukup besar.

 

Keuntungan yang Anda dapatkan dijamin akan mengembalikan modal yang dikeluarkan. Namun, sebagai saran, tinjau sumber daya dan sumber daya yang tersedia. Jika memang tidak memungkinkan, segera cari tempat baru yang tak kalah ramainya. Biasanya, tempat-tempat sibuk terletak di rumah-rumah di pinggir jalan, daerah pemukiman atau di dekat kantor dan pusat bisnis.

 

  1. Akses mudah

Konsumen sering mengeluhkan tempat usaha yang jauh dan sulit dijangkau. Kritikan ini biasanya dilontarkan karena tempatnya yang sulit dijangkau oleh angkutan umum atau terletak di gang sempit. Melihat penjelasan ini, Anda perlu mempertimbangkan akses pengunjung saat menentukan lokasi strategis bisnis Anda.

 

Hindari memilih lokasi yang mengharuskan melalui gang sempit, apalagi jika target konsumen Anda adalah kalangan menengah ke atas. Jika Anda kesulitan mencari tempat yang ramai, Anda bisa mencantumkan alamat toko di Google Maps sebagai referensi agar pelanggan dapat menemukannya dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *