Mengenal Usaha Telur Gulung Untuk Pemula

Posted on

Mengenal Usaha Telur Gulung Untuk Pemula

Egg roll merupakan makanan ringan yang bahan utamanya adalah telur yang digulung dalam minyak goreng. Bisa dibilang menu yang satu ini merupakan menu yang sederhana, namun penyedianya sudah lima kali lipat tidak hanya merchant, tapi juga kafe-kafe yang sudah mulai menawarkan menu ini sebagai snack.

 

Memulai bisnis telur gulung hanya membutuhkan modal beberapa ratus ribu. Proses produksinya yang mudah dan keuntungan yang didapat tentunya menarik, sehingga banyak orang yang mencoba bisnis makanan ringan ini.

 

Saat memulai sebuah perusahaan, yang terpenting adalah menggunakan modal yang ada dengan sebaik-baiknya. Agar bisnis yang Anda jalankan bisa terukur dan efisien, Anda bisa mengelolanya sebelum bisnis berkembang.

 

Saat membuat bisnis telur gulung ini, Anda memerlukan beberapa persiapan yang perlu Anda perhatikan, seperti contoh berikut ini:

 

Persiapan Usaha Telur Gulung

Sebelum menjual telur gulung, tentunya Anda perlu mengetahui peralatan dan makanan apa saja yang dijadikan sebagai modal awal. Kumpulkan informasi yang Anda butuhkan untuk referensi saat menyiapkan bisnis yang Anda rencanakan untuk ditinggali. Sebagai contoh

 

1 Cari tahu dimana nantinya bisa mendapatkan bahan-bahan untuk membuat telur gulung yang berkualitas tinggi dan tentunya lebih murah seperti telur, minyak goreng, tusuk sate dan bumbu.

 

2 Cari tahu siapa target pasar Anda, perhatikan siapa yang paling suka jajanan ini.

 

3 Anda dapat mengetahui jenis trailer apa yang akan Anda gunakan untuk dijual, apakah Anda baru atau hanya mencari bekas, tetapi masih layak digunakan.

 

4 Cari tahu nanti di mana ada tempat strategis jual telur gulung.

 

Alat-alat yang dibutuhkan untuk memulai usaha tidak harus baru, tetapi Anda bisa menggunakan barang-barang yang sudah ada seperti meja, kompor, penggorengan, wastafel dan lain sebagainya, tentunya barang-barang tersebut masih oke.

 

Modal Yang Harus Dipersiapkan

Hal pertama yang harus dilakukan ketika mencoba membuka bisnis telur gulung ini adalah mendapatkan sumber daya manusia atau orang yang mau menjual. Jika Anda ingin menjualnya sendiri, Anda tidak perlu mencari pekerja.

 

Setelah Anda memiliki seseorang yang dapat Anda percaya sebagai karyawan, hal berikutnya adalah mencari tempat untuk menjual. Namun jika Anda tinggal di tempat yang tergolong ramai, Anda bisa menjual ruang di depan rumah agar tidak rugi menyewa tempat tersebut.

 

Setelah Anda memiliki ruang, hal terakhir yang perlu Anda lakukan adalah membeli peralatan lain, seperti:

 

wadah saos, kompor, gas, penggorengan, kertas kado, plastik, minyak goreng, piring, tusuk sate, telur dan sebagainya

 

Untuk semua perangkat di atas, Anda dapat mengubah harga keuangan untuk membeli semua perangkat jika Anda belum memilikinya. Namun jika sudah memilikinya tidak perlu membelinya, manfaatkan saja peralatan yang ada, karena bisnis ini tidak membutuhkan kerumitan Kecuali anda franchise, jadi bisa duduk manis saja dan bersantai.

 

Keuntungan Yang Akan Didapatkan

Untuk keuntungan yang didapat, Anda bisa menghitung harga telur gulung yang Anda jual. Misalnya Anda menjual telur gulung seharga Rp. 1000, jika setelah 1 hari menu ini habis 100 per karakter, maka total pendapatan menjadi Rp. 100.000.

 

Bila uang awal perbandingan 50 ribu, sisa 100 ribu Rp. 50.000 ini adalah keuntungan yang anda dapatkan dalam 1 hari. Anda hanya perlu menghitung 1 bulan jika Anda membuka bisnis telur gulung selama 30 atau 31 hari.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.